Memacu kuda di padang jiwa
Di tengah gelombang kepalsuan
Memupuk mimpi yang tak berkesudahan
Tak kunjung asa itu kan sampai
Mengharap setitik embun basahi jiwa
Sadarkan ego tuk memupuk rasa
Rasa cinta yang telah lama sirna
Bergegas diri tuk segera berjumpa
PadaMu kekasihku yang sejati
Yang tak pernah meninggalkanku
Baik di saat aku lupa maupun sadar
Hanya Engkaulah tempat nyaman berlabuh
Dari segala suasana dunia yang penuh palsu.